KETUA PRODI
Prof. Dr. Ziaulhaq Hidayat, M.A

Zia begitu dia dipanggil adalah seorang akademisi terkemuka dalam bidang ilmu tasawuf. Beliau mengawali pendidikan dasarnya di madrasah hingga Qismul Ali di Madrasah Al-Jam’iyatul Al-Washliyah, tempat di mana pondasi keilmuan Islamnya mulai terbentuk. Di samping itu, beliau juga sempat nyantri di Dayah Bustanul Ulum, Langsa, Aceh untuk pengembangan wawasan keislamannya.
Setelah menyelesaikan pendidikan dasar ia melanjutkan studi sarjananya di Universitas Islam Sumatera Utara dengan fokus pada Hukum Islam. Semangatnya dalam mendalami kajian Islam mendorongnya untuk menempuh jenjang pendidikan master dalam bidang Pemikiran Islam di Pascasarjana IAIN Sumatera Utara. Puncak dari perjalanan akademiknya adalah menyelesaikan Program Doktor Pengkajian Islam di Sekolah Pascasarjana (SPs) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, sebuah lembaga pendidikan tinggi yang dikenal sebagai pusat studi Islam ternama di Indonesia.
Dedikasi dan kontribusinya dalam dunia akademik membawanya meraih pencapaian gemilang. Sejak tahun 2023, beliau resmi diangkat sebagai Guru Besar dalam bidang Ilmu Tasawuf di UIN Sumatera Utara. Dengan pengalaman luas dan wawasan mendalam ia terus berkomitmen untuk mengembangkan kajian ilmu tasawuf serta memberikan kontribusi bagi pengembangan studi Islam di Indonesia dan dunia. Sejak tahun 2023 dipercayakan sebagai Ketua Program Doktor Ilmu Hadis (PIDIH).
SEKRETARIS PRODI
Muhammad Akbar Rosyidi Datmi, Lc., M.Ag.

Akbar begitu sapaan akrabnya. Ia adalah seorang akademisi, pendakwah, dan aktivis keagamaan yang memiliki dedikasi tinggi dalam pengembangan ilmu Islam. Perjalanan pendidikannya dimulai dari tingkat dasar hingga Madrasah di kota kelahirannya, Tanjungbalai. Semangatnya dalam menuntut ilmu membawanya merantau ke Jombang, Jawa Timur, untuk menempuh pendidikan di tingkat Madrasah Aliyah di lingkungan pesantren yang bersejarah, yakni Pesantren Tebuireng. Di sanalah ia semakin mendalami ilmu agama dan mendapatkan pengalaman spiritual yang berharga.
Tidak puas hanya dengan ilmu yang didapatkan di dalam negeri, ia melanjutkan pendidikannya ke jenjang sarjana dalam bidang Syariah dan Hukum di Universitas Al-Ahqaf, Yaman, sebuah institusi yang dikenal dengan keunggulan dalam studi Islam. Pengalaman belajarnya di luar negeri memperkaya perspektifnya tentang hukum Islam dan dinamika keilmuan Islam di kancah internasional.
Setelah kembali ke Indonesia, ia melanjutkan studi magister dalam bidang Hukum Islam di UIN Sultan Syarif Kasim Riau. Dengan keilmuannya yang mendalam dan pemahaman yang luas tentang hukum Islam, ia aktif sebagai dosen serta kerap menjadi penceramah di berbagai forum keislaman. Selain mengajar, ia juga aktif dalam berbagai organisasi keagamaan dan saat ini menjabat sebagai salah satu pengurus Nahdlatul Ulama (NU) Kota Medan.
Atas dedikasinya dalam dunia akademik dan organisasi, kini ia diberi amanah sebagai Sekretaris Program Doktor Ilmu Hadis (PDIH). Dengan perannya tersebut, ia terus berkontribusi dalam pengembangan studi hadis serta membangun generasi akademisi Islam yang berkualitas.