Medan – Program Doktor Ilmu Hadis, Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam, Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara, berhasil menyelenggarakan acara bertajuk “Pembibitan Calon Doktor: Bebagi Pengalaman dan Persiapan Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026”. Acara ini berlangsung secara daring melalui platform Zoom pada Senin, 22 Desember 2025, dan diikuti oleh puluhan calon pendaftar serta civitas akademika.

Acara dibuka dan dipandu oleh moderator Agung Prayogo, M.Sos. Kata sambutan disampaikan oleh Dekan Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam UIN Sumatera Utara, Dr. Maraimbang, MA. Dalam sambutannya, beliau memperkenalkan dua program studi doktor yang telah meraih akreditasi unggul, yaitu Program Doktor Aqidah dan Filsafat Islam serta Program Doktor Ilmu Hadis. Status akreditasi unggul ini membuka peluang lebih besar bagi lulusan magister yang ingin melanjutkan pendidikan doktoral di kedua program tersebut.


Sesi inti acara menghadirkan berbagi pengalaman dari dua awardee Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB). Narasumber pertama, Yuzaidi, yang berhasil lolos studi doktoral di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dan narasumber kedua, Wildan Imaduddin Muhammad, yang memperoleh beasiswa untuk melanjutkan studi di Jerman melalui jalur BIB luar negeri.
Kedua narasumber secara rinci membagikan pengalaman mereka, menekankan pentingnya persiapan administratif yang lengkap serta kualifikasi sertifikat kemampuan bahasa Inggris atau Arab. Selain itu, mereka juga menyoroti penyusunan proposal riset yang harus memiliki unsur kebaruan (novelty), kebermanfaatan bagi masyarakat, serta strategi mempertimbangkan rasio persaingan pendaftar pada jalur dalam negeri maupun luar negeri.
Sosialisasi ini mendapat respons antusias dari para peserta. Ketua Program Studi Doktor Ilmu Hadis (PDIH), Prof. Dr. Ziaulhaq Hidayat, MA, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen serius program studi dalam membina calon doktor. PDIH siap memberikan fasilitasi penuh terkait urusan administratif bagi para pendaftar potensial serta membuka kesempatan seluas-luasnya bagi mereka yang berminat bergabung di Program Doktor Ilmu Hadis.
Acara ini diharapkan dapat memotivasi lebih banyak lagi akademisi muda untuk mempersiapkan diri mengikuti seleksi Beasiswa Indonesia Bangkit tahun 2026.
