Program Doktor Ilmu Hadis (PDIH) Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam tengah melakukan penelitian kolaborasi internasional bersama dengan University Malaya, Malaysia (Senin, 4 November 2024) di Bumi Tarekat Naqshabandiyah Babussalam, Langkat. Penelitian dilakukan mengambil tema terkait “Pemahaman Hadis Dikalangan Tarekat”.
Penelitian kolaborasi Internasional diketuai oleh ketua PDIH sendiri Prof. Dr. Ziaulhaq Hidayat, M.A dalam konsentrasi penelitianya didunia Sufi dan Tarekat di Indonesia, terutama Tarekat Khalidiyah al-Naqshabandiyah Babussalam (Besilam) di Kabupaten Langkat Sumatera Utara. “Kolaborasi penelitian internasional adalah langkah-langkah strategis yang menjadi capain utama PDIH untuk kemajuan dan memperluas jaringan Internasional” katanya.
Tim peneliti Prof. Ziaulhaq bersama peneliti kedua yaitu Prof. Mohd Roslan Mohd Nor pakar Studi Islam dari University Malaya (UM), Malaysia mengatakan “akan menargetkan penelitian internasional ini dapat tembus jurnal Scoopus, mengingat bahwa penelitian tarekat dan sufi di dunia Melayu (Indonesia-Malaysia) menjadi proyek besar dan unik untuk di eksplorasi secara mendalam”.

Kehadiran Tim peneliti di bumi Tarekat Besilam disambut hangat oleh Tuan Guru Besilam Syaikh Dr. Zimal Fuad, M.A. Ia mengaku kehadiran tuan-tuan peneliti datang kemari membuat saya sangat senang, “ dan sebuah penghormatan tuan- tuan profesor meneliti Tarekat Besilam” pungkasnya. Ini merupakan agenda utama dalam rangka pengumpulan data primer, disamping juga informan kunci lainnya dari para Khadim, Khalifah dan Masyarakat Kampung Besilam. Selain itu penelitian ini diharapkan sebagai rujukan dan pengembangan keilmuan di PDIH terutama dalam Hadis-Hadis yang dipakai dan dipraktikan dalam aktivitasnya yang hubungan ranah spritual.