Medan, Mahasiswa Program Doktor Ilmu Hadis (PDIH) Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam, UIN Sumatera Utara mendapatkan gambar gembera setelah dinyatakan lulus sebagai penerima Bantuan Penyelesaian Studi (BPP) yang dibuka oleh Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (PUSPENMA) Sekretariat Jenderal Kemenag.
Sejak pendaftaran Beasiswa Pendidikan Pascasarjana (BPP) dibuka, tercatat delapan mahasiswa PDIH yang mendaftarkan diri sebagai calon penerima. Program ini menjadi angin segar bagi para doktoran yang selama ini terkendala menyelesaikan disertasi akibat keterbatasan biaya. Proses pendaftaran dibuka sejak dari tanggal 5 sampai 15 Oktober 2025 melalui akun https://pendaftaran-beasiswa.kemenag.go.id dengan melengkapi beberapa persyaratan wajib, diantaranya adalah syarat administrasi yang diperoleh dari PDIH mulai dari KRS, KHS, surat keterangan aktif kuliah, transkip nilai dan hasil berita acara telah melaksanakan seminar proposal, disamping itu juga harus melampirkan syarat wajib yang lain atas ketentuan Puspenma.
Dari delapan pendaftar tersebut, hanya tiga mahasiswa yang dinyatakan lolos seleksi dan resmi menjadi penerima BPP, yaitu Ismal Nasution, Malik Adharsyah Syarifuddin, dan Nur Hamidah Pulungan. “Kami sangat terbantu dan bersyukur atas program BPP ini. Sebelumnya kami sama sekali tidak menyangka bisa lolos,” ujar ketiga mahasiswa tersebut dengan penuh rasa syukur.
Prof. Dr. Ziaulhaq Hidayat, MA, selaku Ketua Program Studi PDIH, turut menyampaikan ucapan selamat kepada tiga mahasiswa yang lolos. “Semoga beasiswa ini menjadi solusi nyata bagi kelancaran penyelesaian disertasi mereka,” ungkapnya. Kepada mahasiswa lainnya yang belum berkesempatan memperoleh BPP pada periode ini, Prof. Ziaulhaq menegaskan bahwa pihak PDIH akan terus berupaya menyediakan informasi beasiswa alternatif lainnya. “Kami siap membantu dan mendampingi mahasiswa dalam mencari peluang beasiswa lain yang sesuai,” tandasnya.
