Samarkand, Uzbekistan, 7 November 2024. Dua dosen Program Doktor Ilmu Hadis (PDIH) Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam Universitas Negeri Sumatera Utara, Prof. Dr. M. Jamil dan Dr. Ardiansyah, mempresentasikan makalah ilmiah di Imam Bukhari International Scientific Research Center (IRCICA), Samarkand, Uzbekistan. Makalah yang berjudul :The Efforts of Scholarly Institutions in Promoting Values of Moderation to Reject Extremism and Enhance the Civilizational Dimension of Islam: Experiences of Indonesia and Uzbekistan as a Model.” Makalah ini membahas tentang pentingnya nilai moderasi dalam Islam sebagai upaya untuk menanggulangi ekstremisme dan memperkuat dimensi peradaban Islam.

Dalam makalah tersebut, kedua dosen PDIH ini menyoroti pengalaman Indonesia sebagai contoh dalam mengembangkan dan mempromosikan moderasi beragama, sekaligus menolak segala bentuk ekstremisme yang dapat merusak harmoni sosial. Kegiatan konferensi ini dilaksanakan dengan kerja sama antara IRCICA dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara. Konferensi ini dihadiri oleh ulama, akademisi, dan ilmuwan Muslim dari Indonesia dan Uzbekistan yang turut berdiskusi mengenai peran lembaga pendidikan dalam menyebarkan nilai-nilai moderasi Islam.
Di sela-sela konferensi, kedua dosen PDIH dan rombongan juga melakukan penelitian dan sekaligus ziarah ke makam Imam al-Bukhari, ulama besar yang terkenal dengan kontribusinya dalam bidang hadis. Imam al-Bukhari dikenal sebagai penyusun Sahih al-Bukhari, kitab hadis yang dianggap sebagai sumber hadis yang paling sahih dan otoritatif hingga saat ini.



Selain ziarah, rombongan juga memfokuskan penelitian pada manuskrip yang berkaitan dengan silsilah Imam al-Bukhari. Penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam tentang sejarah hidup dan kontribusi ilmiah Imam al-Bukhari, serta mengumpulkan data yang dapat digunakan untuk penelitian lebih lanjut di bidang hadis. Data yang diperoleh diharapkan dapat memperkaya kajian-kajian ilmiah di Indonesia dan internasional terkait dengan ilmu hadis dan sejarah Islam. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk mempererat kerja sama akademik antara Indonesia dan Uzbekistan, serta mendukung penelitian yang berfokus pada pemahaman dan pengembangan ilmu pengetahuan Islam yang moderat dan rahmatan lil ‘alamin.